Pemerintahan

Atasi Banjir Batu Aji, Pemko Batam Normalisasi Drainase di Sembilan Titik

16 Juni 2026 · 2 menit baca

Pemerintah Kota Batam memulai normalisasi drainase di titik-titik langganan banjir Batu Aji dan Sagulung. Warga berharap pengerjaan tuntas sebelum puncak musim hujan.

BATAM — Hujan deras satu jam saja cukup membuat sejumlah ruas jalan di Batu Aji tergenang. Keluhan yang bertahun-tahun disuarakan warga itu kini dijawab Pemerintah Kota Batam dengan program normalisasi drainase di sembilan titik rawan banjir, tersebar di Batu Aji dan Sagulung.

Pekerjaan yang telah dimulai meliputi pengerukan sedimen, pelebaran saluran, dan penggantian gorong-gorong yang sudah tidak sanggup menampung debit air. Titik prioritas antara lain kawasan Taman Lestari, simpang Base Camp, dan sepanjang jalan utama menuju kawasan industri Tanjung Uncang yang setiap musim hujan menjadi langganan genangan.

Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air menjelaskan, persoalan utama drainase Batu Aji adalah sedimentasi dan bangunan liar di atas saluran. Karena itu, normalisasi dibarengi penertiban bangunan yang menutup aliran air. Pendekatan persuasif dikedepankan: pemilik bangunan diajak berdialog sebelum pembongkaran dilakukan.

Warga menyambut baik meski tetap menagih kecepatan. Ketua RW di salah satu perumahan Batu Aji mengingatkan bahwa puncak musim hujan tinggal beberapa bulan lagi, dan berharap proyek tidak berhenti di pengerukan tetapi berlanjut ke pembangunan kolam retensi yang sudah lama diwacanakan.

Dalam jangka menengah, pemerintah menyiapkan rencana induk drainase yang memetakan seluruh daerah tangkapan air di Batam. Pertumbuhan perumahan yang pesat di selatan kota dinilai harus diimbangi infrastruktur air yang dirancang sejak awal, bukan ditambal setelah banjir datang. Warga dapat melaporkan titik genangan baru melalui kanal pengaduan resmi agar masuk daftar penanganan berikutnya.

#banjir #batu-aji #drainase #layanan-publik